|
|
Home Blog
A blog of all section with no images
|
Identifikasi Gaya Belajar anak |
|
|
|
|
Written by aabb
|
|
Wednesday, 09 September 2009 |
|
Identifikasi gaya belajar anak Oleh : Ike R Sugianto, Psi Sebagai orangtua atau guru sering kita frustrasi dalam mengajar anak. Tanpa disadari hal itu sebenarnya karena gaya belajar anak berbeda dengan gaya belajar orangtua atau gaya belajar guru. Sebagai orangtua / guru sering kita memaksakan gaya belajar kita pada anak, hal ini pasti akan menimbulkan konflik dan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan |
|
Last Updated ( Wednesday, 09 September 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by aabb
|
|
Sunday, 02 August 2009 |
|
Pertemuan AABB Ketapang Gratis & terbuka untuk umum Sabtu pertama tiap bulan
Jam 16.00 – 18.00 Ruang Yakobus Gereja Kristus Ketapang Jl. K.H. Zainul Arifin no. 9 Jakarta Pusat Tanya jawab dengan : Dr. dr. Tjhin Wiguna, SpKJ (K) TOPIK PEMBICARAAN 7 Agustus 2010 : Pesan - pesan yang keliru dalam mendidik anak Hamizar, M.Si, Psi
4 September 2010 : ADD & ADHD Overview; Danny Tania, D,Ed Program Director of Linguistic Council Indonesia
|
|
Last Updated ( Saturday, 24 July 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
ADD – ADHD : Tips (petunjuk) untuk Guru |
|
|
|
|
Written by admin aabb
|
|
Sunday, 10 May 2009 |
|
ADD – ADHD TIPS (PETUNJUK) UNTUK GURU Diterjemahkan oleh : AABB : Asosiasi orangtua Anak-anak Berkesulitan Belajar Perilaku. Selalu membantu untuk menjadi se proaktif mungkin dalam menolong anak belajar mengelola perilaku mereka sendiri. Guru yang sudah mengembangkan dan memeriksa apa yang harus dilakukan siswa kalau masalah timbul, memberikan siswa kebebasan memilih dan sering mengurangi insiden keparahan perilaku. Akan ada waktu bagi beberapa siswa untuk meninggalkan ruang kelas dalam waktu tertentu untuk menemukan tempat aman untuk dapat tenang kembali dengan tidak dipaksa atau merasa tak enak atau malu. Jika strategi ini dipakai, penting mempunyai tempat yang sudah ditentukan agar anak bisa melapor / curhat, begitu juga dengan strategi2 / cara2 lain untuknya kembali ke ruang kelas. |
|
Last Updated ( Wednesday, 09 September 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Penanganan Anak Disleksia di Sekolah |
|
|
|
|
Written by aabb
|
|
Tuesday, 21 April 2009 |
|
Penanganan Anak Disleksia di Sekolah Deisi A. Gautama, Psi Kepala SD Pantara Jl. Senopati no 72 Kebayoran BaruJakarta Selatan Sebagai praktisi yang bergerak dalam bidang pendidikan khusus, narasumber akan berbagi mengenai penanganan anak disleksia di sekolah. Dalam hal ini, mereka ditangani di sekolah khusus untuk anak-anak yang memiliki kesulitan belajar spesifik. |
|
Last Updated ( Wednesday, 09 September 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Perkembangan sensori motor dalam proses belajar |
|
|
|
|
Written by aabb
|
|
Tuesday, 21 April 2009 |
|
Perkembangan sensori motor dalam proses belajar Dr. Lestaria Aryanti, SpRM SMF Rehabilitasi Medik RSU Fatmawati Apabila anak mengikuti tahapan perkembangan sensori motor yang normal maka ia akan dapat melakukan aktifitas sehari-hari di rumah / bermain maupun berinteraksi dan bergaul dengan sesamanya tanpa mendapat kesulitan yang berarti. Kegiatan yang dilakukan sehari-hari ini merupakan latihan bagi fungsi sensori motor yang melibatkan beberapa hal seperti : reaksi postural, keseimbangan, body awaraness, control okulomotor, lokomotor, ketrampilan motorik halus, ketahanan tubuh, dan melakukan kontrol terhadap gerakan yang berlebihan. |
|
Last Updated ( Tuesday, 21 April 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Identifikasi Anak Dengan Disleksia |
|
|
|
|
Written by aabb
|
|
Tuesday, 21 April 2009 |
|
Identifikasi Anak Dengan Disleksia Oleh : Dra. Lucia RM Royanto, MSi, MSpEd Disleksia Disleksia adalah kesulitan belajar spesifik berkaitan dengan penguasaan keterampilan dasar yaitu membaca, mengeja & menulis. Disleksia dapat dijelaskan pada tingkat neurologis, kognitif & behavioral. Anak dengan disleksia memiliki ciri · pemrosesan informasi yang tidak efisien, · kesulitan dalam working memory, · menyebutkan sesuatu secara cepat & otomisasi keterampilan dasar. · Seringkali diikuti dengan kesulitan mengurutkan, organisasi & motorik (dalam Reid, 2003). Di Amerika Serikat, 10% -15% anak sekolah mengalami kesulitan dalam membaca (Harris & Sipay, 1990). Kesulitan ini merupakan penyebab kegagalan yang terbesar di sekolah, karena anak dengan kesulitan membaca akan memiliki pandangan diri yang negatif dan akan merasa kurang kompeten. Selanjutnya hal ini akan menyebabkan masalah perilaku dan kecemasan, yang tidak jarang kemudian diikuti dengan kurangnya motivasi (Mercer, 1997). |
|
Last Updated ( Wednesday, 05 August 2009 )
|
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
| | Results 1 - 10 of 24 |
|
|